Pengertian Blogger
Sebenarnya sejauh mana sih kita memahami arti dari
kata Blogger? Sejauh mana kita mengerti apa itu blog dan blogger? Akibat
pemahaman yang salah tentang Blogger, saat ini Komunitas Blogger yang
seharusnya menjadi Kekuatan Utama Blog sebagai web 2.0 menjadi sedikit ternoda
akibat adanya Blogger- blogger yang saling sinis satu sama lain. Ada yang
mengaku diri blogger yang biasa curhat di blognya merasa sinis dan tidak
mengakui blogger lain yang kebetulan mengSEOkan dan memonetisasi blognya.
Mereka menganggap hanya merekalah blogger dan yang mengSEOkan blog itu bukan
blogger melainkan SEOer….
Tidak bisa kita pungkiri, saat ini begitu banyak
Jenis-jenis Blogger yang tersebar di Blogosphere Indonesia, mulai dari Blogger
Aristokrat hingga ke Blogger Cari Muka (untuk lebih jelasnya silahkan baca :
Jenis-jenis Blogger ). Begitu pula tujuan para Blogger ngeblog sangatlah
bervariasi, mulai dari sekedar curhat, mendapatkan penghasilan, berbagi ilmu,
berbagi cerita, sampai yang merugikan seperti untuk Nyepam, nyebarin virus
maupun nyebarin berita BOHONG alias HOAX .
Namun sayangnya, akibat pemahaman yang salah tentang
blogger , banyak pihak-pihak yang merasa diri PALING BLOGGER (wkwkwkw bahasanya
) justru memandang para blogger dari jenis lain sebagai orang-orang yang ga
pantas disebut blogger. Yang lebih parah, ga jarang mereka justru mereka
memberi sebutan tersendiri bagi para blogger yang mereka anggap tidak pantas
disebut sebagai blogger. Yup, mungkin saking mengertinya mereka sebagai blogger
mereka lupa satu hal yang paling penting tentang apa itu blogger.
Blogger adalah objek pelaku dari sebuah blog, dengan
kata lain Blogger (terlepas dari aksi google yang membeli domain blogger.com
untuk layanan blognya) adalah orang-orang yang senantiasa menulis dan
mengupdate blognya.
Saya justru meragukan KEBLOGGERAN mereka-mereka yang
mengkotak-kotakkan komunitas blogger lain dengan memberi sebutan-sebutan bahkan
istilah yang melenceng dari istilah Blogger itu sendiri.
Sebut saja, beberapa pihak menyebut para Blogger yang
mengSEOkan blognya sebagai SEOer dan dengan terang-terang MEMBEDAKAN keduanya.
Demikian juga, pihak-pihak yang tidak mengakui para blogger yang menggunakan
wordpress.com dan layanan blog lainnya. Bahkan yang paling lucunya, ada juga
yang dengan PINTAR nya menyebut bahwa yang disebut blogger adalah mereka-mereka
yang memiliki domain komersil dan bukan sub domain dari blogspot ataupun
wordpress…
Namun ada yang menarik yang saya lihat dari fenomena
para mereka yang mengaku diri Paling Blogger ini. Bahwa sebagian besar dari
mereka, ternyata menggunakan Blognya untuk hal-hal yang sangat tidak membangun
atau boleh dikatakan justru hal-hal yang merusak citra Blogger itu sendiri.
Sebut saja, orang yang membangun Blognya untuk mencari Uang terselubung dengan
tulisan-tulisan yang “terkesan mencerahkan” padahal isinya adalah mencari
penggemar setia lalu kemudian MEMANFAATKANnya. Ada juga, orang (baca: orang,
bukan blogger) yang membangun blognya untuk mempromosikan cerita-cerita HOAXnya
yang kemudian mencari sensasi dan popularitas dengan mengintimidasi para
blogger lain.
Fenomena lain yang terjadi adalah adanya suatu
“ketentuan terselubung” bahwa yang dinamakan Blogger Indonesia adalah
mereka-mereka yang resmi bergabung dan mendukung sebuah wadah organisasi yang
KATANYA untuk menampung aspirasi para Blogger. Walau pada kenyataannya, apa
yang dilakukan oleh organisasi itu hanyalah untuk kepentingan pribadi bahkan
cenderung merugikan blogger-blogger lain.
Kita tidak boleh menutup mata bahwa semua ini terjadi
akibat Pemahaman Yang Salah Tentang Blogger. Blogger-blogger yang dikelola
diantaranya:
* Ada blogger yang memang untuk berbagi cerita atau curhat saja.
* Ada blogger yang memang meng SEO kan artikel-artikel blognya.
* Ada blogger yang menggunakan blognya untuk mencari uang.
* Ada blogger yang menggunakan blognya untuk berbagi ilmu.
* Ada blogger yang menggunakan blognya untuk mencari sahabat dan pacar.
Bukan cuma itu,
* Ada juga blogger yang menggunakan blog sebagai sarana BATU LONCATAN dalam
menembus dunia jurnilistik.
* Ada juga blogger yang menggunakan blog sebagai sarana promosi produknya.
* Ada juga blogger yang menggunakan blog untuk menyebarkan berita bohong atau
HOAX.
* Ada juga blogger yang menggunakan blog sebagai sarana popularitas.
* Ada juga blogger yang menggunakan blog sebagai sarana komunikasi dengan para
saudara, sahabat, teman maupun penggemarnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar